Tips Mengajarkan Anak Makan Sayur
Sayuran yang Disukai Anak
Sore itu, penulis sedang menemani adik kecil makan, penulis melihat si adik kecil menyisihkan sayurannya. Penulis tanya, “kenapa kok dipinggirin sayurnya”. Ia pun menjawab, “Gak suka sayur”. Mendengar jawaban itu penulis pun teringat bahwa ketika kecil dulu, penulis pun juga sama.Penulis menyadari bahwa kejadian ini juga dialami oleh banyak anak-anak. Melihat kondisi ini, pasti ada kekhawatiran pada Bunda, karena sayur yang kaya akan nutrisi dan vitamin cenderung disisihkan oleh buah hati. Tentu dong, kita ingin agar buah hati mau makan sayur dengan lahap, layaknya mereka ketika makan jajan kesukaannya.
Pada kesempatan ini, penulis akan membagikan beberapa tips yang dapat bunda lakukan untuk meningkatkan ketertarikan si kecil terhadap sayur. Harapannya tumbuh kesukaan dan si kecil mulai rutin makan sayuran.
Mengedukasi anak tentang manfaat sayuran bagi tubuh
Mengenalkan anak tentang manfaat, membantu anak untuk menyadari pentingnya sayur bagi tubuh mereka. Anak-anak memahami bahwa sakit adalah hal yang tidak nyaman, oleh karenanya secara alamiah ketika mereka mengetahui bahwa sayur bisa membuat tubuh mereka lebih kebal, mereka akan semangat untuk memakan sayuran. Gunakan media edukasi yang menarik, seperti melalui video animasi di youtube, melalui cerita anak, atau permainan anak.Menyajikan sayuran dengan tampilan yang menarik
Visual lebih mudah untuk menarik perhatian si kecil, baik itu mainan ataupun makanan. Oleh karenanya, sangat dianjurkan untuk membuat sajian hidangan sayur yang cantik. Contohnya bunda bisa membuat sayur yang terdiri dari beragam warna. Bunda bisa mencampurnya dengan makaroni atau sosis untuk menambah varian bentuk dan warna. Terdengar cukup merepotkan, tetapi untuk membantu anak merasakan nikmatnya sayuran, cara ini sangat membantu.Mengolah sayuran menjadi snack
semakin sering si kecil makan sayuran, semakin terbiasa terhadap rasa sayuran. Yang pada akhirnya si kecil tidak lagi menyisakan sayuran di piringnya sehabis makan. Salah satunya adalah membuat cemilan untuk si kecil. Beberapa bentuk cemilan yang bisa dibuat dirumah seperti keripik sayur, es cream sayur, nasi rol yang isinya sayuran seperti sushi, kue pastel, dan varian snack lainnya.
Mencontohkan makan sayuran
Dengan memakan sayur dan mengajak si kecil untuk ikut memakan sayur tiap hari memperkuat pemahaman anak bahwa sayur itu penting bagi tubuhnya. Yang perlu diperhatikan adalah tidak memaksakan buah hati untuk memakan sayur yaa. Memberi contoh dan senantiasa memberikan variasi sayuran bagi anak mampu membangun kesadaran anak secara perlahan lahan.
Konklusi
Pada umumnya anak tidak suka sayur karena rasanya yang hambar atau bahkan pahit serta tampilan sayur yang kalah menarik dari makanan lainnya. Memvariasikan sayuran menjadi snack atau menyajikan sayur dengan tampilan yang menarik, meningkatkan selera si kecil terhadap sayuran. Selain itu mengedukasi dan memberikan contoh akan memunculkan kesadaran bahwa sayuran itu penting bagi tubuh dan perkembangannya.
Membuat anak menyukai sayuran tidaklah mudah dan cepat, perlu kesabaran ekstra untuk membujuk si kecil memulai makan sayuran. Penulis yakin, bunda-bunda di rumah juga memiliki cara dan strategi unik untuk membujuk buah hati agak mau mengonsumsi sayuran. Yuk share pengalaman bunda di kolom komentar ya!
-Mera Viola-

Komentar
Posting Komentar
Silakan masukan uneg-unegmu, dan lakukanlah terjun payung karna saya juga ingin terjung payung.