Postingan

Menampilkan postingan dengan label Mikir

4 Hal Mengenai Konten Kreator

Gambar
Tulisan kali ini akan membahas mengenai beberapa kekhawatiran penulis mengenai konten kreator, mulai dari menjadikan konten kreator sebagai cara mencari uang dengan cepat, akhirnya tidak peduli dengan segala proses yang ada di balik kesuksesan seorang konten kreator lain kemudian hanya meniru beberapa hal teknis saja dan menganggap bahwa suatu karya benar-benar final bisa dipakai di segala zaman.  Buku tidak selalu menjadi kunci Buku adalah sumber ilmu pengetahuan, tapi buku yang saya maksud kali ini adalah buku secara umum suatu produk pikiran atas suatu realitas. Sehingga bisa berupa media daring dari web, atau media sosial, atau pun media luring seperti buku, jurnal, koran ataupun yang lain. Dengan kata lain buku sebagai sebuah sumber acuan orang lain menciptakan sebuah karya. Suatu tulisan ilmiah biasanya berangkat dari suatu masalah yang diangkat. Kalau dalam cerita fiksi awalan, muncul permasalahan, cerita klimaks, muncul solusi, penutup. Tapi tulisan ini hanya akan membaha...

Ada Berapa Musim di Indonesia?

Gambar
Cuaca yang berubah? Pernah gak sih teman teman mendengar kata-kata seperti ini : Cuaca sudah tidak bisa diprediksi lagi, ini merupakan dampak dari pemanasan global, hasil tindakan manusia yang tidak peduli/merusak alam Atau kalimat-kalimat yang sejenis yang menyatakan bahwa fenomena cuaca yang terjadi saat ini adalah bentuk dari ulah manusia yang tidak menjaga alam. Atau mungkin teman-teman juga pernah melontarkan kalimat-kalimat seperti itu? Kalian tidak sendirian, penulis juga pernah mengatakan kalimat-kalimat itu saat penulis masih ‘sok-sokan’ peduli dengan alam. Pemahaman ini membekas semasa penulis menjalani jenjang pendidikan SMP dan SMA. Bahkan menjadi berbagai acuan pertimbangan ketika mengamati fenomena cuaca yang tidak beraturan. Perlu diketahui, pemahaman penulis yang demikian tidak muncul tiba-tiba. Ketika memasuki jenjang SD, penulis mendapati materi tentang cuaca dan angin. Kalian juga pasti mengingat tentang angin muson. Pada bulan-bulan tertentu terjadi pergerakan angi...

Kegiatan Bersama Si Kecil ketika Masa Pandemik

Gambar
Pandemik Situasi pandemik saat ini, tentu sering sekali kita merasa jenuh atau bahkan tidak nyaman untuk berada di rumah saja. Pingin sekali rasanya kita keluar, nongkrong dengan teman-teman, refreshing ke taman bermain atau tempat rekreasi, atau sekedar hunting foto-foto di taman untuk di upload di sosial media. Terlebih lagi bagi yang suka traveling, hang out bersama teman-teman di cafe, atau berbelanja di mall atau pasar tradisional, bagi mereka kondisi pandemik ini mereka akan merasa terkungkung karena tidak bisa menyalurkan apa yang ia sukai. Selain itu, situasi pandemik ini memberikan dampak yang cukup signifikan bagi ekonomi banyak orang. Sedih, khawatir, jenuh dan berbagai perasaan lainnya muncul. Ternyata perasaan ini tidak hanya muncul bagi orang dewasa, tetapi juga muncul pada anak-anak. Si Kecil mungkin tidak tahu harus bersikap bagaimana dalam situasi yang mengharuskannya berada di rumah, senantiasa mencuci tangan dan memakai masker, atau bahkan membatasi permainan mere...

Habiskan Waktu Bermain Gim

Gambar
Gim? Ketika kita sadar bahwa kegiatan kita membuang-buang waktu dan merasa bahwa tidak ada faedahnya kita merasa kesal dengan diri sendiri. Akan tetapi kalau kita senang melakukannya maka tentu bagi kita bukan suatu masalah karena pada akhirnya kita merasakan bagian dari kebahagiaan. Itulah gim, kadang membuat kita senang dan sedih ketika kita tidak bisa menyelesaikannya tapi juga bisa membat kita menjadi kebablasan memainkannya karena sudah nyemplung dalam keseruan gim. Hakikat gim Wah, sub judul ini kelihatan serius sekali. Mari kita telaah mengapa gim hadir dalam kehidupan kita di samping gim juga ternyata bisa melupakan kita dari kehidupan. Secara substansi hadirnya gim bertujuan untuk hiburan bagi manusia, baik itu gim tradisional yang harus dimainkan oleh lebih dari satu orang dan dimainkan secara langsung maupun gim modern yang mulai menggunakan alat/buatan pabrik hingga gim komputer dengan segala bahasa kode yang berkerja dengan sangat cepat. Petak umpet yang tidak me...

Manusia Melawan Benda Asing

Gambar
Bagaimana Manusia Melawan Virus?  Hampir 3 bulan dunia tengah bergelut dengan situasi pandemik virus Covid-19. Virus yang tergolong baru dan merupakan varian dari SARS corona virus ini menjadi perhatian dunia, karena berhasil menginfeksi lebih dari setarus negara di dunia dalam waktu singkat. Berbagai upaya dilakukan pemerintah dan relawan – relawan untuk menghambat dan mencegah penularan virus, seperti melakukan kampanye dirumahaja, penyemprotan desinfektan, dan berbagai dukungan terhadap petugas medis. Sahabat #dirumahaja , pada kesempatan ini penulis hendak memberikan informasi seputar bagaimana mekanisme tubuh manusia melawan infeksi virus. Sehingga diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran untuk mau berpartisipasi dalam kegiatan preventif pencegahan penyebaran covid-19. Ilustrasi Birus Rawana, sebuah virus yang sedang menghadapi Tanti Hofi yang merupakan anti bodi yang diproduksi tubuh manusia. Birus tidak bisa melakukan jurus seribu bayangan untuk menguasai tubuh manus...

Berhadapan dengan Monster

Gambar
Kehidupan yang tenang tiba-tiba berubah saat negara api menyerang, muncul banyak Kaijuu di seluruh penjuru kota dan beberapa ada di desa-desa. Masyarakat kebingungan mengatasi permasalahan yang tengah terjadi di dalam kehidupan mereka. Tapi tidak untuk dirinya, dia adalah sosok gadis kecil pemberani. - Ilustrasi oleh Ghon disunting oleh Tim Baka Di era dunia yang serba tidak pasti ini, hal-hal yang tidak terduga bisa kapan saja terjadi. Pasangan yang tiba-tiba marah, harga saham yang tiba-tiba meroket lalu anjlok, ataupun pulpen yang tiba-tiba lenyap sudah menjadi fenomena sehari-hari. Oleh karena itu kamu perlu senantiasa siap menghadapi apapun yang akan terjadi di depan nanti. Salah satunya adalah bilamana tiba-tiba muncul seekor monster. Kemunculan seekor monster mungkin terdengar aneh dan kekanakan, tapi ingat bahwa sekarang ini semua hal bisa saja terjadi tanpa terduga. Jadi jangan kaget jika suatu hari nanti benar-benar muncul seekor monster di depan kamu. Oleh karena ...

Dukung Pemerintah

Gambar
Masalah Masyarakat Saya di sini akan menyampaikan bahwa saya ukan bermaksud menjelekkan pihak manapun, saya hanya ingin berbagi pengalaman dan masukkan kepada pihak terkait atau mungkin membuka diskusi untuk mencari solusi bersama atas masalah yang terjadi yang akan saya ceritakan ini. Beberapa hari yang lalu saya mengikuti sosialisasi, sosialisasi yang diadakan oleh pihak pol PP di daerah sekitar. Sebenarnya saya tidak ada keinginan karena pasti (asumsi saya sendiri) sosialisasi ini tidak akan ada tindak lanjutnya, terlebih lagi orang yang memberikan rekomendasi (maksa sih sebenarnya) untuk mengikuti kegiatan ini mengatakan bahwa “sudahlah ikut aja, orang-orang itu hanya menghabiskan anggaran”. Walah kok malah begini (balas dalam batin saya meski orang tersebut adalah orang yang memiliki jabatan di lingkungan sekitar). Tentu perilaku orang yang merekomendarikan ini tidak dapat dibenarkan dong. Bagaimana seorang perangkat mewajari bahwa hal yang dilakukan oleh pemerintah dae...

Revisi tulisan - Salahkan Diri Sendiri

Gambar
Sebenarnya saya ini bingung mau nulis, karena pada dasarnya web ini dibuat untuk latihan nulis ya akhirnya saya nulis, tapi tentu gak bisa dong asal nulis. Makanya ada aturan untuk menulis dengan logis, oleh karena itu ada revisi. Untuk itu maka sebelum saya masuk membenarkan tulisan saya, saya ingin membangun sketsa pembahasan terlebih dahulu. Membahas mengenai salahkan diri sendiri dan jangan salahkan orang lain, latar belakangnya adalah itu. Tentu saya melihat mengapa hal ini perlu dibahas, makanya saya ingin mencari masalah yang kira-kisa salah dari konsep tersebut. Sebenarnya saya ingin mengarahkan pembaca ke arah mana to, kemudian saya mikir, sebenarnya tidak perlu menyalahkan diri sendiri ataupun orang lain dong, kita harus rasional menghadapi kenyataan, kalo memang salah yang bilang salah, kalo benar yang bilang benar dong. Mulai dari situ saya melihat titik terang tulisan ini akan dibawa kemana. Sehingga terima kasih untuk masukan yang diberikan oleh penulis lain kep...

Belajar dari tulisan yang rusak

Gambar
Tulisan dengan judul Salahkan Diri Sendiri sebenarnya sudah saya tulis sejak tanggal 26 dan rencana akan saya terbitkan pada tanggal 29. Sebelum terbit, saya meminta penulis lain untuk memberikan masukan (awalnya saya minta kritik tapi katanya dianya tidak bisa mengkritik, yaudah akhirnya saya minta masukan terhadap tulisan yang saya tulis). Dengan penuh rasa tanggung jawab saya menerima masukan tersebut karena saya memang merasa bahwa tulisan tersebut rusak parah, dan saya juga akan menampilkan poin-poin masukan yang diberikan oleh penulis tersebut. Awalnya niatan saya sebenarnya tidak ada keinginan untuk membuat seperti ini (tulisan yang sekarang anda baca), awalnya setelah saya menerima masukan dari penulis tersebut saya berencana untuk mengubahnya, tetapi karena pendasaran web ini untuk pembelajaran, maka tidak saya mengubah dan mengalihkan tulisan tersebut ke tulisan ini sebagai bentuk pertanggungjawaban. Penulis yang saya mintai pendapat mengenai tulisan saya menjelaskan deng...

Salahkan Diri Sendiri

Gambar
Halo teman-teman beberapa hari ini saya belum sempat nulis hal-hal yang baru karena saya sibuk (aslinya malas aja). Beberapa hari kemarin saya mendengar dari suatu radio yang memberikan suatu pesan, untuk jangan menyalahkan orang lain dan salahkan diri sendiri. Mungkin bagi teman-teman menganggap bahwa hal ini adalah suatu yang wajar di era sekarang, seperti istilah "urusi saja urusanmu jangan urusi masalah orang lain", ya terdengar seperti orang tersebut emang tertutup untuk menerima pendapat dari orang lain dan terkesan tak peduli dengan lingkungan kehidupannya. Tentu itu tidak benar... iya dong...., kehidupan manusia menurut penulis memang ada lingkungannya, mungkin secara besar dapat dibagi lingkungan sosial dan lingkungan privat. Segala sesuatu yang berhubungan dengan orang lain adalah lingkungan sosial, jika hubungannya adalah dengan dirinya sendiri maka hal tersebut merupakan ranah privat. Tapi, menurut saya kedua lingkungan tersebut merupakan satu kesatuan yang...

Am I okay?

Gambar
Kita pasti sudah biasa dengar pertanyaan “are you okay?” kan. Walau mungkin tidak ada yang bertanya hal itu pada kalian secara langsung, entah karena kalian emang sok kuat atau emang kalian ga punya temen, kayak penulis.. hehe.. Setidaknya pasti pernah dengar di film-film seperti film tembak-tembakan atau film tonjok-tonjokan. Ya misalnya ketika si tokoh utama habis tonjok-tonjokan sama penjahat, terus ada orang yang ngaku temen si tokoh utama ini dateng, berkata deh “are you okay?” . Pertanyaan “are you okay?” ini emang tujuannya ingin tahu apakah target yang ditanya itu baik-baik aja atau engga. Oleh karena itu biasanya pertanyaan ini keluar ketika kayaknya orang yang ditanya ini abis melakukan hal yang membuat dia ngga baik. Meskipun kadang pertanyaan ini tuh cuma pertanyaan basa-basi yang sebenarnya ga perlu untuk dilontarkan. Nah, untuk orang-orang kayak kita ini gimana? Ketika kita ga punya temen, ya berarti ga ada yang akan nanyain apakah kita baik-baik aja atau engga. Pa...